Sabtu, 11 Maret 2017

vidmate


deskripsi 


Video-video pada situs Youtube memang banyak yang sangat menarik. Seperti contohnya adalah video-video pada  VIDMATE ini kalian tinggal DOWNLOADS disini:

Di channel Youtubenya, VIDMATE banyak memberikan video menarik seputar informasi gadget terbaru, laptop terbaru, ataupun game terbaru.Pernah ingin mendownload dan mengoleksinya? Jika iya, kamu wajib pasang APLIKASI yang sangat keren ini? yaitu VIDMATE.proses mendownload video Youtube akan jadi sangat mudah sekali. Tidak hanya itu saja, aplikasi ini sendiri juga sudah mendukung video dengan kualitas tinggi.

DOWNLOADS VIDMATE APK





















Dan kalau kamu download banyak video,melalui aplikasi ini nggak akan acak-acakan kok. Soalnya setiap kali kamu mendownload melalui aplikasi ini, aplikasi ini juga akan secara otomatis menyusunnya pada pustaka virtual.

Aplikasi ini sendiri ternyata nggak cuma bisa untuk Youtube saja loh, tapi banyak situs lain juga berikut saya kasih tahu:

  • Vimeo
  • Daily Motion
  • Sound Cloud
  • Metacafe
  • Facebook
  • Live Leaks
  • Dan lain-lain
Nah gimana? Jadi tunggu apa lagi, buruan deh download aplikasi bernama Vidmate ini. Download hanya di sini ya

Jumat, 26 Agustus 2016

10 Pilihan Sayur dan Buah yang Baik untuk Diet

10 Pilihan Sayur dan Buah yang Baik untuk Diet
Menurunkan berat badan dapat dilakukan dengan strategi mengkonsumsi sayur dan buah yang bagus untuk diet. Sayur dan buah sangat kaya nutrisi yang dibutuhkan tubuh, yang mana kebanyakan diantaranya sangat rendah kalori, jadi bagus sekali untuk diet. Bahkan buah yang kaya kalori seperti pisang dan alpukat pun sebenarnya juga baik untuk diet, asalkan Anda mengonsumsinya dengan benar, yaitu hanya dikonsumsi pada sarapan di pagi hari. Selain dari sisi kalori, kandungan serat dan berbagai nutrisi tertentu yang ada pada sayur dan buah cocok untuk membantu proses menurunkan berat badan.
Sayuran dan buah bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah, melancarkan sistem pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tidak mudah sakit, sebagai sarana detoksifikasi yang bagus, meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan, dan masih banyak lagi. Dengan banyaknya manfaat yang didapat dari mengonsumsi sayuran dan buah, Anda akan sukses menurunkan berat badan tanpa khawatir dengan resiko terhadap kesehatan.

Beberapa Sayur dan Buah yang Baik untuk Diet Anda

Prinsip utama dalam diet menurunkan berat badan adalah mengonsumsi kalori di bawah kebutuhan kalori harian. Semua sayuran dan buah pada dasarnya baik untuk diet ini, termasuk yang memiliki kalori tinggi seperti yang telah disebutkan di atas, namun di sini kita hanya akan membahas yang rendah kalori saja, karena yang jenis ini lebih mudah untuk dikonsumsi kapan saja.
  • Brokoli
Selain terkenal dengan istilah sayuran penangkal kanker, brokoli juga merupakan sayur yang baik untuk diet. Pasalnya brokoli mengandung 40% protein dan 60% karbohidrat kompleks yang baik bagi tubuh. Karbohidrat kompleks berbeda dengan karbohidrat biasa, karena jenis ini justru dapat membantu menurunkan berat badan, selain itu juga baik untuk pencernaan. Tak lupa, serat yang dikandung brokoli pun membuat rasa kenyang tertahan lebih lama. Selain itu, brokoli juga mengandung antioksidan, kalsium, selenium, magnesium, zat besi dan thiamin yang berguna bagi kesehatan tubuh.
  • Jeruk Lemon
Jeruk lemon dikenal kaya manfaat, salah satunya untuk diet. Buah ini bermanfaat untuk detoksifikasi dan juga memperlancar peredaran darah. Selain itu juga dapat membersihkan kolesterol jahat di dalam tubuh dan memperlancar pencernaan, sehingga dapat menurunkan berat badan dengan sehat. Mengonsumsi jeruk lemon juga akan mengurangi rasa lapar, yang membuat porsi makan Anda selama diet lebih terjaga. Buah yang baik untuk diet ini bisa dikonsumsi dengan cara dibuat minuman jeruk biasa (tanpa gula) atau dengan dibuat infused water.
  • Bayam
Sayuran untuk diet berikutnya adalah bayam, yang merupakan salah satu sayuran terbaik untuk diet. Bayam memiliki kandungan serat yang sangat tinggi dibandingkan dengan sayuran lain. Selama ini serat kita kenal berguna untuk memperlancar pencernaan, yang tentunya berguna untuk diet, namun sebenarnya serat juga memiliki manfaat luar biasa lainnya untuk menurunkan berat badan, yaitu mampu mengurangi timbunan air dalam tubuh. Penumpukan air dalam tubuh adalah salah satu penyebab kenaikan berat badan, seperti yang diutarakan dalam diet mayo.
  • Buah Berry
Yang termasuk dalam buah berry ialah strawberry, blueberry dan blackberry. Manfaat buah berry sebagai buah yang bagus untuk diet hampir sama dengan jeruk lemon. Selain itu buah ini kaya antioksidan yang berguna melawan radikal bebas untuk mencegah kanker. Sebagai tambahan, buah ini memiliki kandungan hormon Leptin dan Adinopectin. Hormon Leptin merupakan hormon yang mengatur sensasi kenyang di tubuh sehingga menimbulkan perasaan kenyang. Hormon Adinopectin sendiri dapat membantu memecah kolesterol.

Makanan Penambah Darah bagi Ibu Hamil

Masa kehamilan adalah masa yang ditunggu-tunggu khususnya bagi pasangan yang mendambakan segera memiliki momongan. Banyak perubahan yang terjadi pada masa kehamilan seperti bentuk tubuh sampai suplemen atau gizi yang dibutuhkan oleh tubuh diantaranya adalah makanan penambah darah bagi ibu hamil, protein, vitamin, dan zat gizi lain yang penting bagi pertumbuhan janin.
Beberapa ibu hamil mengalami keluhan seperti tubuh lemas, letih, dan kepala yang terasa pusing. Beberapa hal ini bisa menjadi indikasi bahwa ibu hamil sedang mengalami anemia atau kurang darah. Beberapa jenis makanan dapat membantu ibu hamil mengatasi anemia yang sedang dialami terutama di awal masa kehamilan. Berikut beberapa jenis makanan sehat penambah darah yang dapat dikonsumsi ibu hamil agar terhindar dari anemia.

Makanan yang Baik untuk Ibu Hamil

1. Buah-buahan
Buah yang dibutuhkan oleh ibu hamil yakni buah yang mengandung vitamin A, vitamin B kompleks, dan vitamin C. Buah-buahan ini dapat melancarkan peredaran darah dan membantu mengatasi anemia. Buah yang mengandung vitamin A dan cocok bagi ibu hamil yakni buah plum, semangka, melon, mangga, pepaya, dan sebagainya. buah yang mengandung vitamin B kompleks yakni alpukat, nanas, delima, kurma, dan pisang. Sedangkan buah yang mengandung vitamin C yakni buah nanas, lemon, dan buah jeruk. Selain itu, buah anggur, raspberry, dan limau juga cocok bagi ibu hamil mengingat kandungan zat besinya yang tinggi.
2. Sayur-sayuran hijau
Sayuran adalah makanan penambah darah bagi ibu hamil karena selain kaya serat juga mengandung nutrisi esensial untuk calon jabang bayi. Sayur yang mengandung zat besi sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak berlebihan. Beberapa contoh makanan penambah darah untuk ibu hamil ini di antaranya bayam, kacang merah, brokoli, sawi, kacang panjang, kentang, lobak, kacang polong hijau, dan sebagainya.
3. Daging
Daging berperan menambah jumlah hamoghlobin dan zat besi dalam tubuh. Konsumsilah daging dalam porsi cukup dan seimbang dalam menu empat sehat lima sempurna Anda. Pilihlah daging yang berwarna merah segar tanpa ada kandungan lemaknya.
4. Kacang almond
Salah satu jenis kacang-kacangan yang memiliki kandungan besi terbanyak yakni kacang almond. Satu ons kacang almond dapat dapat digunakan untuk memenuhi 7 % kebutuhan zat besi dalam tubuh Anda. Konsumsi kacang almond untuk menghindari anemia khususnya bagi ibu hamil di usia muda.
5. Berbagai jenis roti, havermut, dan sereal
Roti, havermut, dan sereal yang mengandung gandum mampu memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh dan mengurangi resiko terkena anemia.
6. Tiram
Kerang dan tiram merupakan sumber zat besi dari keseluruhan jenis makanan laut. Jadi jangan ragu untuk mengonsumsi kerang dan tiram agar tidak kekurangan darah selama masa kehamilan.
7. beras merah
beras merah dapat membantu menurunkan kolesterol dan menghindari gangguan pencernaan. Selain itu, beras merah juga dapat membantu meningkatkan kadar hemoghlobin dalam tubuh sehingga efektif untuk membantu mencegah anemia.
Demikian informasi tentang makanan penambah darah bagi ibu hamil yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

Cegah Anemia Dengan Makanan Penambah Darah

Sering merasa lemas dan letih? Mungkin tubuh Anda kurang darah. Untuk itu, mengonsumsi makanan penambah darah yang kaya zat besi dapat menjadi solusi.
Penurunan sel darah merah dalam tubuh umumnya disebabkan oleh  kekurangan zat besi. Dengan kurangnya zat besi, tubuh Anda tidak dapat memproduksi cukup hemoglobin, yaitu substansi dalam sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh. Oleh karenanya, kekurangan zat besi dapat menyebabkan Anda merasa lelah dan lemas.
Cegah Anemia dengan Makanan Penambah Darah, Alodokter

Sumber Zat Besi Penambah Darah

Terdapat dua bentuk zat besi yang diserap tubuh dari makanan yang Anda konsumsi, yaitu:
  • Heme: berasal dari hemoglobin. Umumnya terdapat di dalam bahan makanan hewani seperti daging unggas, daging merah, dan ikan.
  • Non-heme: terdapat dalam bahan makanan nabati seperti kentang, sayuran berdaun hijau, antara lain bayam, biji-bijian seperti wijen, dan buah-buahan kering, seperti kismis.
Zat besi heme lebih mudah diserap tubuh dibandingkan zat besi non-heme yang berasal dari sumber nabati. Penyerapan juga akan lebih mudah jika makanan yang mengandung zat besi dikonsumsi dengan dukungan vitamin C yang banyak terdapat di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran seperti tomat, jeruk, mangga, dan brokoli.
Oleh karenanya, agar tubuh tidak kekurangan darah, sebaiknya biasakan untuk mengonsumsi makanan penambah darah yang kaya zat besi. Berikut beberapa kelompok makanan yang dapat menjadi penambah darah tubuh:
  • Daging merah, seperti daging sapi, daging kambing, hati.
  • Daging unggas, seperti ayam, bebek.
  • Seafood, seperti tiram, udang, sarden.
  • Sereal yang sudah diberi kandungan tambahan zat besi.
  • Sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam.
  • Kacang polong.

Penambah Darah sesuai Usia

Kebutuhan zat besi penambah darah berbeda untuk masing-masing kelompok usia. Menyesuaikan asupan sesuai kebutuhan akan membuat penyerapan zat besi dapat dimaksimalkan untuk menambah darah. Berikut beberapa kelompok usia yang memerlukan perhatian khusus dalam asupan makanan penambah darah.
Pada bayi
  • Pemberian ASI atau susu formula yang diperkaya dengan zat besi sangat dibutuhkan untuk mencegah kurang darah. Sebisa mungkin berikan ASI hingga bayi berusia 12 bulan.
  • Hindari susu sapi karena bukan merupakan sumber zat besi yang terbaik untuk bayi di bawah 1 tahun. Sebisa mungkin hindari juga susu kambing dan susu kedelai sampai bayi Anda berusia setahun.
  • Setelah usia setahun, pastikan si kecil tidak terlalu banyak mengonsumsi susu, karena justru dapat mengurangi porsi makanan lain seperti makanan kaya zat besi.
  • Sejak usia 6 bulan bayi sudah dapat diperkenalkan dengan makanan padat pendamping ASI (MPASI). Berikan si Kecil makanan yang kaya vitamin C untuk meningkatkan penyerapan zat besi non-heme.
  • Bayi memerlukan sekitar 11 mg zat besi per hari.
Pada balita dan anak-anak
Setelah usianya setahun, balita dapat diberi susu sapi, susu kambing, ataususu kedelai tiap hari, namun sebaiknya tidak lebih dari 0,2 liter. Sementara setelah usia 2 tahun, lebih baik berikan susu rendah lemak sebagai sumber zat besinya.
  • Berikan daging tanpa lemak dan sereal serta roti yang mengandung zat besi.
  • Selain itu, jangan lupa berikan buah-buahan dan vitamin yang kaya vitamin C untuk penyerapan zat besinya.
  • Anak-anak berusia 4-8 tahun membutuhkan sekitar 10 mg zat besi dan untuk usia 9-13 tahun sekitar 8 mg.
Pada pria dan wanita dewasa
  • Konsumsi cukup makanan kaya zat besi seperti daging merah, ikan, dan daging unggas.
  • Konsumsi buah dan sayuran kaya vitamin C.
  • Remaja pria memerlukan sekitar 11 mg zat besi sedangkan remaja wanita 15 mg per hari.
  • Pria dewasa membutuhkan sekitar 8 mg zat besi per hari.
  • Wanita dewasa membutuhkan sekitar 18 mg zat besi per hari hingga mencapai menopause yang mana kebutuhan zat besinya menurun.
Jika dirasa belum cukup, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan suplemen zat besi atau penambah darah.
Asupan zat besi penambah darah dapat berubah pada situasi tertentu, seperti wanita menjalani masa kehamilan butuh lebih banyak zat besi. Berkonsultasi ke dokter bisa membuat Anda dapat menghindari risiko kurang darah dengan asupan nutrisi yang tepat.